Kategori
Berita

Penarikan Santri Tahap Ketiga

www.annurngrukem.com – Selasa (18/8) Pondok Pesantren An Nur kembali melakukan penarikan santri. Saat ini, Pondok Pesantren An Nur sudah melaksanakan penarikan santri tahap ketiga selama masa pandemi Covid-19 ini. Adapun penarikan santri tahap ketiga ini adalah santri yang berada di daerah DI Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Sebagaimana penarikan santri tahap pertama dan kedua, pada tahap ketiga ini para santri yang berada di rumah melakukan konfirmasi kepada Tim Satgas Pondok Pesantren An Nur jika mau kembali ke pesantren. Tim Satgas membatasi jumlah santri yang boleh kembali ke pesantren.

Berdasarkan data masuk pada Tim Satgas, santri yang boleh kembali ke pesantren berjumlah 296 santri, dengan rincian: 57 santri Komplek Al Maghfiroh, 4 santri Komplek Nurul Huda, 47 santri Komplek Al Khodijah, 101 santri Komplek Pusat Putri, dan 87 santri Komplek Pusat Putra.

Teknis kedatangan santri juga sama dengan tahap kedua. Para santri datang diantar orang tua langsung ke posko kampus IIQ An Nur. Dibantu petugas dari Pukesmas 1 Sewon, Tim Satgas Pondok Pesantren An Nur menjalankan protokoler kesehatan pemerintah pada setiap penarikan santri, termasuk penarikan tahap ketiga ini.

Ketika para santri sampai di posko kedatangan, mereka mengikuti uji kesehatan yang telah disiapkan petugas. Semua wajib mengikuti screening covid-19, yang dilakukan dengan metode LED (Laju Endap Darah) dan Hematologi. Setelah hasil keluar, para santri baru diperbolehkan masuk ke pesantren.

Para santri yang berhasil masuk ke pesantren selanjutnya dikarantina selama 2 minggu. Ruang karantina santri yang baru datang dengan santri yang telah lama di pesantren tentu dibedakan. Selain itu, Tim Satgas melakukan cek suhu seminggu sekali, yang biasanya dilakukan pada malam Jumat.

“Alhamdulillah semua santri yang balik ke pesantren sehat. Pihak Satgas selalu berkoordinasi secara intens dengan pihak Puskesmas 1 Sewon. Disetiap kedatangan santri pasti dicek serta diberi pengarahan oleh pihak Puskesmas 1 Sewon” kata Amiq, ketua Tim Satgas Pondok Pesantren An Nur.

Tim Satgas Pondok Pesantren An Nur juga telah merencanakan penarikan berikutnya, yakni penarikan santri tahap keempat. Tentu saja, hal tersebut diputuskan dengan melihat situasi dan kondisi lapangan. “Insyaallah bulan September ada lagi penarikan” lanjutnya.

Oleh IDU AHM

Santri Pondok Pesantren An Nur Ngrukem Bantul. Pekerja Teks Komersial. Baca tulisannya di rahma.id, bangkitmedia.com, dan lainnya. Anggota komunitas online Rumah Membaca Indonesia. Kontak dengannya bisa melalui

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *