Kategori
Berita

Pendaftaran DITUTUP: Tes Seleksi Calon Peserta Didik Baru 2021—2022 Secara Daring

www.annurngrukem.com – Minggu (28/3) panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Pondok Pesantren An Nur bekerja sama dengan panitia madrasah mengadakan tes seleksi bagi calon peserta didik baru yang memilih program Tahfidzul Qur’an. Calon siswa yang mengikuti seleksi adalah mereka yang telah  mendaftarkan diri secara online sejak tanggal 1 Februari hingga 25 Maret 2021 kemarin.

Sistem seleksi penerimaan peserta didik tahun lalu dilaksanakan secara offline atau tatap muka antara tim penguji dengan calon peserta didik baru dan secara online atau virtual bagi calon peserta didik baru yang berasal dari luar pulau Jawa. Pada tahun ini, seleksi dilaksanakan serempak dengan sistem virtual/ online yang mana tim penyeleksi berhadapan dengan calon peserta didik melalui layar telepon genggam.

Sistem demikian bertujuan untuk mengurangi interaksi langsung antara calon peserta didik baru dengan tim penyeleksi yang mana sesuai dengan anjuran dari pemerintah terkait mengurangi penyebaran virus Covid-19. Meskipun dirasa sedikit rumit, namun semua berjalan dengan lancar.

Pada tahun-tahun sebelumnya, terdapat dua metode yang digunakan untuk menguji, yakni tes tertulis dan tes lisan. Tes tertulis meliputi pengetahuan tentang ilmu keagamaan, sedangkan tes lisan berkaitan dengan keterampilan membaca Al-Qur’an, bacaan salat, Ilmu Tajwid dan doa sehari-hari.

Tahun ini, baik kelas Reguler maupun Tahfidz wajib mengumpulkan nilai rapor semester satu dan dua kelas IV bagi pendaftar MTs dan mengumpul rapor semester satu dan dua kelas VII bagi pendaftar MA. Kemudian khusus untuk calon peserta didik yang mengambil program Tahfidz, terdapat tes lisan yang dilakukan secara virtual. Adapun materi yang diujikan, yakni: membaca dan hafalan Al-Qur’an, Ilmu Tajwid dan doa sehari-hari.

Bagi calon peserta didik yang memilih program Reguler tidak diadakan tes lisan, tes seleksi dengan nilai rapor yang mana seleksi tersebut sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia PPDB.

Kepala Madrasah Tsanawiyah mengungkapkan sistem seleksi pada tahun ini lebih efektik. Seperti yang dikatakannya dalam wawancara, “Apabila dibandingan seleksi tahun kemarin dengan hari ini, menurut saya lebih efektif hari ini, karena, ya, lebih terukur aja” tutur Abdul Kirom, S. Th. I

Ketua panitia Penerimaan Peserta Didik Baru menambahkan, “Iya, saya setuju dengan Pak Kirom, lebih efektif seleksi hari ini, karena siswa benar-benar dites, jadi sifat seleksinya benar-benar objektif” tambah Muhammad Arwani, Ketua Panitia PPDB Pondok.

Menurut Arwani, calon peserta didik tahun ini lebih antusias. Terhitung per tanggal 21 Maret total pendaftar calon peserta didik MTs Al-Ma’had An Nur mencapai 510 dengan rincian peserta didik Tahfidz putri 125, peserta didik Tahfidz Putra 67, peserta didik Reguler putri 177 dan peserta didik Reguler putra 156. 

Sedangkan total pendaftar calon peserta didik MA Al-Ma’had An Nur dari alumni MTs Al-Ma’had An Nur berjumlah 197, dengan rincian: program Tahfidz putra 42, program Reguler putra 41, program Tahfidz putri 56 serta program Reguler putri 58 orang. Ditambah pendaftar calon peserta didik dari sekolah luar berjumlah 186 calon peserta didik, dengan rincian: program Tahfidz putra 67, program Reguler putra 36, program Tahfidz putri 72, program Reguler putri 47 orang.

Dari sekian banyak jumlah pendaftar, pada tes seleksi lisan panitia gabungan mengambil tenaga penguji dari beberapa dewan guru dan santriwan-santriwati yang berkompeten dalam bidang tahfidz. Tenaga penguji yang terlibat dalam seleksi ini berjumlah 26 orang, terdiri dari 17 penguji MTs dan 9 penguji MA.

Masing-masing penguji seleksi, menguji sekitar 10 sampai 12 calon peserta didik. Waktu seleksi dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.30 WIB secara virtual dengan menggunakan video call pada aplikasi Whatsapp.

Berdasarkan keputusan panitia, kuota penerimaan peserta didik MTs membuka 2 kelas Tahfidz putra dan putri, 5 kelas Reguler (2 putra dan 3 putri). Sedangkan untuk kuota penerimaan peserta didik MA membuka 7 kelas, yakni 3 kelas Tahfidz untuk jurusan Keagamaan (satu kelas putra dan  satu kelas putri) dan satu kelas IPA putri. Empat kelas yang lain untuk program Reguler, satu kelas putra dan satu kelas putri untuk jurusan IPA, satu kelas putra dan satu kelas putri untuk jurusan IPS.

Adapun pengumuman hasil seleksi akan diterbitkan di website pada tanggal 31 Maret 2021. Bagi calon peserta didik baru tahun ajaran 2021-2022 yang dinyatakan lolos seleksi, wajib melakukan daftar ulang/registrasi melalui website dengan batas waktu dari 1 April sampai dengan 10 April 2021. Jika calon peserta didik baru tidak melakukan daftar ulang, secara otomatis dinyatakan mengundurkan diri.

Oleh Acil

Acil atau Atul Kecil, bernama asli Lailatul Munawaroh. Santri Pondok Pesantren An Nur Komplek Khodijah. Lebih jauh bisa kunjungi media sosialnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *