Esai

Senjakala, Pengalaman Bertemu Makhluk Tak Kasat Mata

Dalam kehidupan ini, kita juga hidup berdampingan dengan dunia lain yang di huni oleh mahluk tak kasat mata. Seperti seorang penulis yang memiliki pengalaman hidup berdampingan dengan makhluk tak kasat mata.

Risa Saraswati atau biasa di panggil Risa adalah seorang penulis kelahiran tanah Bandung. Ia lahir pada tanggal 24 februari 1985. Selain menjadi seorang penulis, Risa Saraswati juga seorang vokalis sebuah band. Risa Saraswati juga tercatat sebagai PNS di dinas kebudayaan dan pariwisata kota Bandung.

Beliau adalah putri pertama dari pasangan Iman Sumantri dan Elly Rawillah ini, menekuni bidang seni dengan sangat serius.

Ia mulai tergerak untuk membukukan tulisan-ulisannya mulai pada tahun 2011 yang biasanya di tuangkan dalam blog, dan buku pertamanya adalah danur.

Risa menuliskan tentang pengalaman-pengalamannya bersama kerabat dan para sahabat tak kasat matanya. Yang tak lain 5 sahabat itu adalah William, Janshen, Hans, Hendrick dan Peter.

Yang Risa tuliskan tentang pengalamannya ini memang benar adanya, dan ia tak pernah mengarang. Bahkan saat aku membaca buku ini ada beberapa hal menarik yang saya baca dari beberapa judul yang ada.

Salah satunya yaitu ada pada bagian yang berjudul MATI. Itu yang mengisahkan tentang sorang anak yang tak patuh pada ibunya dan membantah nasihatnya.

Tapi pada kali ini Risa tak membagikan pengalaman yang ia alami dan lakukan bersama para temannya yang tak kasat, mata itu. Melainkan menceritakan tentang pentgalaman kerabatnya.

Namannya Agus, ya Agus adalah nama anak yang marah karena nasihat ibunya yang selalu membahas masa depan. Saat ia marah pada ibunya, ia pergi dari rumah karena kekesalannya terhadap sang ibu.

READ  Meraih Berkah Ramadhan ala Santri

Ia pergi untuk mencari penumpang untuk taksinya. Tapi penumpang yang duduk di kursi belakang tersebut buakanlah seorang manusia,melainkan kuntilanak. Lalu pada saat ia mengetahui hal tersebut ia pun ketakutan dan pulang kerumah untuk meminta maaf pada ibunya. Tapi ia kembali di sesatkan oleh mahluk halus lainnya. Ia dapat bertemu orang tuanya atau ibunya melalui sang ustadz yang turut ikut membantu sang ibu dalam proses pencarian Agus.

Hal ini membuat Agus merasa sangat takut untuk membantah nasihat sang ibu dan orang tuannya. Memang benar yang di katakan orang tua bahwa “Jangan sekali-kali membantah ucapan atau nasihat orang tua,karena nanti akan berakibat buruk pada diri sendiri”. Dan ternyata ucapan itu benar adanya.

Tak kalah jauh dari cerita sebelumnya yaitu masih tentang membantah ucapan ibu. Kali ini berjudul “SENJAKALA”. Yaitu berisi cerita anak yang di sembunyikan Wewe Gombel karena bermain petak umpet hingga petang. Dan saat ia di ajak untuk pulang oleh teman-temannya ia menolak, sampai tak berselang lama para teman-temannya pulang ia di ajak pergi oleh wanita cantik dengan cara menghasutnya yang tak lain wanita itu adalah Wewe Gombel.

Buku yang saya baca kali ini banyak membawakan tentang pengalaman Risa bersama kerabat dan juga  5 sahabat tak kasat matanya. Salah satunya ada beberapa judul dengan isi cerita yang membuat saya bertambah sadar bahwa pentingnya mematuhi nasihat orang tua. Jika orang tua berkata TIDAK! Maka jangan sekalipun melanggarnya.

JUDUL BUKU           : SENJAKALA

PENULIS                  : RISA SARASWATI

PENATA LETAK        : ERINA PUSPITA SARI

TEBAL                     : Ix + 217 Halaman 15×20

READ  Berani Minta Maaf Itu Hebat

ISBN                       : 978-602-220-294-3

TAHUN TERBIT       : 2018

PENERBIT               : PT. Bukune Kreatif Cipta

Junita, Komplek Khodijah

annurngrukem

Admin website. Pengurus Pondok Pesantren An Nur. Departemen Multimedia Bidang Informasi dan Teknologi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelayanan kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!
Hai, ada yang bisa saya bantu??