Kategori
Pojok Santri

Transportasi dan Peran Teknologi

Santri Mahasiswa Belajar Desain di IIQ An Nur

Setiap zaman mempunyai pergerakan yang berbeda-beda. Manusia merupakan faktor terbesar yang paling mempengaruhi cepat atau lambatnya pergerakan tersebut. Sebab, manusialah makhluk yang ditetapkan sebagai pemimpin di muka bumi oleh Allah Subhanahu wa ta’ala.

Zaman ini disebut-sebut sebagai zaman yang mengalami perkembangan begitu pesat. Jauh berbeda dibandingkan dengan zaman sebelum-sebelumnya. Potensi sumber daya manusianya seakan tergarap melebihi ekspektasi.

Teknologi adalah kuncinya. Percepatan kerja manusia sangat terbantu berkat hadirnya teknologi. Hampir semua yang dibutuhkan manusia dapat terpenuhi tanpa menunggu lama.

Dulu, untuk menempuh perjalanan diperlukan waktu yang panjang. Namun kini, segalanya berubah. Jarak yang biasanya ditempuh berhari-hari, nyatanya bisa dipercepat dalam hitungan jam.

Awalnya orang-orang berjalan kaki untuk berpergian. Kemudian ada kuda yang dianggap bisa menjadi tunggangan. Lain waktu, ternyata kuda bisa pula digunakan untuk menarik kereta kayu (andong misalnya).

Sepeda dayung akhirnya tercipta lewat kreatifitas manusia. Terbayang betapa bahagianya orang-orang yang mulanya berjalan kaki lantas bisa menaiki sepeda. Kejutan teknologi lalu hadir dengan beragam bentuk dan rupa.

Sepeda motor, mobil, kereta api, kapal laut bermesin, pesawat terbang terus dikembangkan, baik dari segi kualitas bahan maupun tingkat kecepatannya. Seiring itu pula, maka perkembangan ekonomi, pendidikan dan kesehatan turut terangkat.

Anugerah istimewa yang diberikan Allah kepada manusia ialah kemampuan berpikir yang sangat luar biasa. Ini yang menjadi pembeda manusia dengan makhluk lainnya. Melalui proses berpikir yang teratur dan terukur, manusia bisa menciptakan berbagai produk teknologi.

Adapun teknologi terkini yang digemari dan masuk ke hampir semua aktifitas manusia adalah internet. Banyak yang menaruh harapan tinggi pada internet terkait keberlangsungan bisnisnya. Sumber-sumber ekonomi skala besar bergantung atas ketersediaan jaringan internet.

Boleh dikata internet telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian manusia. Internet dapat diakses tanpa harus memakai perangkat komputer. Siapapun yang memiliki Android/Smartphone pastinya cukup mudah untuk bisa terhubung internet.

Hadirnya internet memungkinkan semua orang bebas memperoleh informasi apapun. Demikian pula kebebasan dalam menyebarkan informasi, terbuka peluang yang seluas-luasnya. Menerima dan memberi informasi dapat dilakukan super cepat.

Fenomena diatas akhirnya membuahkan kesimpulan bahwa era internet disebut pula eranya masyarakat informasi. Sebagaimana yang tercermin pada arus transportasi di negeri ini. Lahirnya ojek dan taksi online, munculnya situs-situs pemesanan tiket bus dan pesawat yang dilakukan melalui online.

Masyarakat luas merasakan kenyamanan atas transparansi informasi. Artinya, disamping nyaman karena kondisi kendaraan yang semakin canggih, masyarakat juga nyaman berkat layanan informasi yang cepat dan terpercaya terkait seputar biaya, jadwal perjalanan, jenis dan kualitas kendaraan, keamanan dan tanggung jawab pihak penyedia layanan.

Sayangnya, tidak semua pihak menggunakan internet secara bijak. Sangat banyak yang bertindak menyimpang dari asas kebermanfaatan internet. Kesempatan yang serba cepat ini justru dipakai untuk menebar kerusakan. Berita-berita fiktif menjejali ruang-ruang publik dunia maya.

Isu-isu kontraproduktif begitu masif mempengaruhi kedaulatan bangsa. Seringkali masyarakat dibenturkan oleh kepentingan memecah belah persatuan. Berawal dari kejadian-kejadian yang sebenarnya tidak etis diperdebatkan. Hingga berujung pada konflik yang mengakibatkan permusuhan.

Kondisi demikian yang belakangan ini menimpa maskapai penerbangan kebanggaan Indonesia. Beberapa berita bisa jadi benar adanya. Namun kebanyakan berita menggiring opini publik pada sentimen negatif. Bahkan seringkali sesuatu yang dikabarkan jauh dari kebenaran.

Oleh sebab itu, harus ada semacam kontrol yang kuat di hati dan pikiran masing-masing individu demi tercapainya kebahagiaan bersama. Iman dan taqwa merupakan landasan utamanya. Agar senantiasa mendapat bimbingan dari Sang Pencipta.

Semoga bukan hanya angan-angan semata. Mari kita gunakan internet untuk mendukung kemajuan layanan transportasi di Indonesia.

Penulis: Muhamad Taufik

.

.

IKUTI OFFICIAL RESMI KAMI:

Facebook – pondok pesantren tahfidz an-nur

Instagram – @annurngrukem

Twitter – @annurngrukem

YouTube – annurngrukem

Oleh M Taufiq

Lahir di Denpasar Bali. Pendidikan MTs hingga Perguruan Tinggi di Pondok Pesantren An-Nur. Kini bersama keluarga tinggal di Banguntapan Bantul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *