Artikel

Aku Gelandangan

Oleh : Uthi

Silahkan mencaciku!

Mencibirku!

Silahkan, aku tak peduli!

Silahkan membentakku! Silahkan!

Aku tidak peduli!

Aku yakin jalan ini

Jalan menuju ma’rifat CINTA yang tak mampu

Tergoyahkan

Silahkan tentukan jalan anda sendiri!

Acuhkan saja aku!

Aku tidak peduli!

Silahkan menambil orang lain untuk obat

Kepuasanmu

Tapi jangan aku!

Silahkan memarahiku!

Aku tidak peduli!

Aku Gelandangan

Ingin jadi kekasih dari Yang Maha Bijaksana dan

Bertanggungjawab

Silahkan mnedebat, dengan teman-reman

Seperjuanganmu

Aku Gelandangan, ingin jadi Kekasih Pemilik Dunia

Yang Kekal

Silahkan membentakku, terserah!

Aku tidak peduli!

Aku lebih suka jadi gelandangan seperti ini

Aku Gelandangan

Mencari kasih dari jalan yang halal hinga dilimpahi

Keberkahan

Aku lebih suka jadi Gelandangan!

Jangan usik aku!

Ya Hafiid Ya Nashiir Ya Wakiilu Ya Allah

Ya Hayyu Ya Qayyum birohmatika Astaghiits…”

Dero Dhuwur, Robi’il Awal 1432 H

Uthie.

READ  Tanggal; Akhir dari Kaki yang Tertinggal

Bahrul Amiq

Who iam i? Orang tanah sebrang yang sedang ingin menjadi orang di tanah Jogja. Hobi menjelajah alam, dan disini hanya sebagi admin dan tukang posting. Klik Icon kecil dibawah ya...!

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelayanan kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!
Hai, ada yang bisa saya bantu??