Berita

Seminar Kepenulisan Perdana

www.annurngrukem.com – Para praktisi website annurngrukem.com gelar seminar kepenulisan perdana. Dalam seminar, mereka memilih mengusung tema “Produktif dalam Menulis, Kreatif dalam Berpikir“. Seminar kepenulisan ini berlangsung pada hari Jumat (11/11), bertempat di Auditorium IIQ An Nur Yogyakarta.

Para peserta memenuhi ruangan yang disediakan. Seminar ini dihadiri sekitar kurang lebih 70 peserta, yang berisi peserta dari anggota kelas Jurnalistik dan umum. Seminar kepenulisan ini menghadirkan narasumber, yaitu Fuad Bawazir. Moderatori seminar dibawakan Ahmad Sangidu, yang merupakan editor di website annurngrukem.com.

Acara dibuka oleh host yakni Maryono, salah satu mentor kelas Jurnalistik. Selanjutnya, host menyerahkan acara kepada moderator. Tanpa basa-basi, moderator langsung memanggil narasumber untuk memasuki ruang seminar. Tentu, tepuk tangan meriah mengiringi hadirnya narasumber. Kemudian moderator mengenalkan sekilas profil dari narasumber.

Fuad Bawazir merupakan penulis aktif yang juga santri. Biasa dipanggil Fuad. Dia telah mencetak kurang lebih 40 buku. Dia adalah founder dan owner penerbitan yakni Razka Pustaka. Acap kali dia mengisi bedah buku di pesantren-pesantren. Dia juga sedang menempuh pendidikan S-2 di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan banyak hal mengenai dunia kepenulisan, dimana dunia menulis itu mudah dan mengasikkan, siapapun juga bisa menulis karena, “Menulis itu hakikatnya adalah mengubah bahasa lisan ke bahasa tulis. Dalam artian siapapun yang bisa bicara pasti bisa menulis, maka menulislah karena menulis adalah hal yang menyenangkan.”

Dalam seminar kepenulisan ini terlihat antusiasme yang tinggi dari peserta, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang masuk mengenai apapun yang berkaitan dengan dunia kepenulisan.

“Acaranya seru dan asyik juga. Banyak pelajaran yang bisa diambil dan narasumbernya juga komunikatif. Tapi menurut saya acara ini lebih ke talk show daripada acara seminar yang biasanya berdurasi lebih panjang dan serius. Karena kegiatan ini lebih santai dalam membahas dunia kepenulisan, khususnya dalam merangkai cerita seperti cerpen, novel, dan lainnya.” tutur Shabrina Rizqi, salah satu peserta yang juga anggota kelas jurnalistik.

READ  Acara Akbar: Haflah Khotmil Qur'an XX

Kegiatan seminar ini ditutup dengan foto bersama dan pemberian hadiah berupa buku karya narasumber bagi beberapa penanya yang beruntung mendapatkannya. Ada juga stand buku-buku yang menjual berbagai macam karya narasumber dengan harga yang jauh lebih hemat dan murah dari biasanya.

Maulaminna

Santri Pondok Pesantren An Nur Komplek Khodijah. Suka membaca dan nonton drakor. Ingin lebih kenal bisa kunjungi media sosialnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelayanan kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!
Hai, ada yang bisa saya bantu??