Kategori
Berita

Vaksinasi Dosis Satu: Santri An Nur dan Masyarakat Siap Sehat

www.annurngrukem.com – Pondok Pesantren An-Nur Ngrukem kembali mengadakan vaksinasi massal. Berbeda dengan vaksinasi sebelumnya, pada Selasa (04/10) vaksinasi dosis satu yang diselenggarakan di depan kampus Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur berlangsung hanya selama satu hari.

Vaksinasi tersebut dibuka untuk masyarakat umum dan santri yang belum pernah mengikuti vaksinasi. Meski sebenarnya, beberapa peserta datang ke lokasi ada yang telah vaksin dosis satu, dan hendak dosis dua. Termasuk beberapa santri pada September lalu yang berhalangan mengikuti dosis dua, maka pada dosis satu ini mereka ikut serta.

Pondok Pesantren An Nur Ngrukem dengan gencar terus mengejar kekebalan kelompok (Herd Community) mencapai 100% dalam percepatan vaksinasi. Dalam percepatan vaksinasi kali ini, sudah mencapai 98 % dari keseluruhan santri. Selainnya, para santri telah mengikuti vaksinasi di rumah sebelum balik pondok, atau tidak ikut karena punya riwayat penyakit.

Kegiatan vaksinasi dosis satu ini diikuti sebanyak 821 santri. Dari santri putra sebanyak 331 dan santri putri lebih dominan yaitu sebanyak 490 santri. Meski pihak pondok tidak mewajibkan vaksin, para santri yang belum pernah vaksin tetap memilih mendaftarkan dirinya.

Adapun masyarakat sekitar terdata sebanyak 171 orang ikut serta vaksinasi di An Nur. Mulai dari yang muda hingga yang sudah lanjut usia. Sebab, vaksin jenis Sinovac boleh diikuti dari usia minimal 12 tahun alias anak pelajar.

Dokumentasi Vaksinasi Santri An Nur dan Masyarakat Sekitar.

“Saya sangat berharap seluruh santri Pondok Pesantren An Nur dan masyarakat mendapatkan vaksinasi semua. Karena vaksinasi ini adalah bentuk usaha kita untuk melawan virus Covid-19. Pesan saya kepada para santri dan masyarakat, tetap semangat, dan salam sehat, Indonesia kuat”, tutur Hendra, TNI AD Koramil Bantul.

Selanjutnya, vaksinasi dosis dua akan dijadwalkan pada bulan November mendatang. Vaksin jenis Sinovac memiliki interval dosis satu dan dua kurang lebih 28 hari. Vaksin jenis Sinovac memang merupakan salah satu jenis vaksin yang paling lama.

Vaksinasi dosis satu berlangsung cepat. Pada pukul 08.00 suasana lokasi sudah dihadiri para peserta. Untuk mengantisipasi kepadatan antre-an, panitia membuat dua kloter kedatangan. Pukul 08.00—10.00 WIB adalah jadwal para santri. Sedangkan mulai pukul 10.00—12.00 merupakan jadwal masyarakat luar.

“Memang masih ada kemungkinan bagi orang yang sudah tervaksinasi itu terpapar virus Covid-19. Jadi upaya kita adalah meyelenggarkan kembali vaksinasi dosis dua untuk mempertebal imunitas tubuh kita. Andai kalau ada yang mengeluh mual-mual, pusing dan sebagainya itu merupakan hal yang wajar.

Namun, jika tidak ada keluhan apapun berarti tubuh seseorang tersebut dalam keadaan bugar. Harus diketahui juga bahwa imunitas akan kuat jika totalitas usaha terus ditingkatkan”, lanjut bapak Hendra.

Pada vaksinasi kali ini, para relawan santri dibantu tenaga medis dari Puskesmas Sewon 1, Rumah Sehat Baznas, dan Rumah Zakat. Relawan santri mengisi posisi bagian pra-registrasi, registrasi, observasi dan entry data. Adapun pihak dokter berada dibagian screening sekaligus cek suhu dan tensi, serta fokus di posisi vaksinator.

Seperti halnya ketika di pondok, adanya ajakan untuk mengikuti vaksinasi terus digencarkan. Ada yang mengajak berolahraga bersama, lari pagi mengelilingi desa, pola makan yang teratur dan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan imun tubuh di masa pandemi ini.

“Tadi sempat terkendala teknis. Dari mulai sampai selesai Pcare banyak mengalami error. Makanya tadi sempat menumpuk juga antre-annya. Karena bareng dengan di Pasar Seni Gabusan. Katanya dosis di sana malah 3000. Padahal nakes dan relawan santri sudah diperbanyak. Namanya juga kendala teknis. Ada aja” ujar Sangidu.

_______________

Oleh: Ahmad Nur Hidayat

Oleh annurngrukem

Admin website. Pengurus Pondok Pesantren An Nur. Departemen Multimedia Bidang Informasi dan Teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *