Kegiatan Tahfizh Camp Santri ITQAN MI Al Ma’had An Nur

MI Al Ma’had An Nur menyelenggarakan kegiatan tahfizh camp untuk pertama kalinya dan diikuti oleh santri khusus yaitu santri ITQAN. ITQAN merupakan singkatan dari Insentif, Tartil, Qur’ani, Mutqin yang merupakan progam tahfizh unggulan MI Al Ma’had An Nur. Kegiatan Tahfizh camp ini dilaksanakan selama dua hari satu malam yaitu pada hari Selasa dan Rabu tanggal 29 sampai 30 September 2026 dan bertempat di Mangunan Imogiri Bantul.
Persiapan kegiatan dilakukan sejak satu minggu sebelum kegiatan dilaksanakan. Adapun kepanitiaan berasal dari pengurus tahfizh ITQAN itu sendiri. Semua kegiatan disiapkan secara matang, seperti susunan acara, pemateri, hingga lokasi kegiatan.
Pada hari Selasa pukul 14.00 semua peserta sudah berkumpul di komplek At Tariq atau MI Al Ma’had An Nur kampus 2 untuk persiapan berangkat menuju lokasi camping yang berada di Mangunan Imogiri Bantul yang tepatnya di Homestay Binar. Semua peserta di berangkatkan kurang lebih pukul 14.30 mengendarai bus. Perjalanan membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
Setelah sampai di lokasi kegiatan, semua peserta merapikan barang bawaan di kamar-kamar yang sudah disiapkan dan mempersiapkan diri untuk melaksanakan sholat jama’ah Ashar dan pembukaan kegiatan.
Kegiatan Tahfizh Camp dimulai tepat pukul 16.00 oleh pembawa acara Bapak Thoha, kemudian diawali dengan do’a serta asmaul husna yang dipimpin oleh Mas Alawi. Kegiatan dilanjutkan dengan lantunan ayat al-Qur’an yang dibawakan oleh salah satu peserta Camp yaitu Saudari Ummu Habibah yang merupakan santri kelas 6.
Bapak Ahmad Khoirudin, S.Ag dalam sambutannya menyampaikan bahwa semua peserta tahfizh camp diharapkan untuk bersikap sholih, tenang, tertib serta bahagia dalam mengikuti kegiatan tersebut. Adapun Bapak Kepala Madrasah, Bapak Anis Sulkhan Fadlil, M.Pd menyampaikan ucapan syukur yang tak terhingga dan terimakasih kepada semua santri yang sudah bersungguh-sungguh dan berusaha menghafalkan al-Quran dalam keadaan dan kondisi apapun. Selain itu beliau juga berpesan kepada semua peserta untuk terus bersemangat dan terus berusaha.
Pembukaan kegiatan Tahfizh Camp ditutup dengan bacaan kaffarotul majelis dan hamdalah. Menjelang waktu maghrib semua peserta dipersilahkan untuk bersiap menjalankan sholat maghrib dan sholat isya berjamaah.
Sembari menunggu waktu Magrib beberapa peserta menikmati keindahan alam yang ada di sekitar homestay dengan bermain bola, bermain ayunan, berlari-lari, dan adajuga hanya untuk sekedar bersantai. Semua peserta merasakan kesenangan, kebahagiaan dan ketenangan.
Setelah melaksanakan sholat Maghrib dan Isya secara berjamah semua peserta berkumpul di aula yang telah disediakan untuk melaksanakan selanjutnya. Adapun kegiatannya adalah bermain game, tukar kado, belajar membuat wedang uwuh.
Pada kegiatan game dan tukar kado semua peserta mengikuti dengan tertib dan senang, lalu dilanjutkan dengan membuat wedang uwuh bersama Ibu Erlin Upikasari. Selain belajar bagaimana cara membuat wedang uwuh beliau juga bercerita tentang sejarah adanya wedang uwuh. Semua peserta diberi kesempatan untuk membuat wedang uwuh sendiri. Kegiatan malam diakhiri dengan makan malam dan nonton film serta beristirahat.
Pukul 03.30 semua peserta dibangunkan untuk persiapan melaksanakan qiyamul lail dan sholat Subuh berjamaah. Pada pukul 05.00 semua peserta mengikuti jalan-jalan menuju Kebun Buah Mangunan yang menempuh waktu lebih dari 30 menit dari lokasi homestay. Jalan yang jauh, menanjak dan penuh tantangan tidak membuat para peserta menyerah dan menyurutkan api semangat mereka menuju Puncak Kebun Buah Mangunan.
Sesampainya di puncak Kebun Buah Mangunan semua peserta persiapan untuk tadarusan/murojaah di sebuah aula yang sudah dipersiapkan. Peserta duduk dengan rapi melihat keindahan alam Kebun Buah Mangunan sembari membuka al Qur’an. Tadarus yang dibaca Adalah juz 1 Surah Al Baqarah menggunakan nada bacaan Simbah KH. Nawawi Abdul Aziz yang dipimpin oleh Mas Alawi. Semua peserta membaca dengan seksama dan sangat Khidmat.
Setelah melaksanakan tadarus semua peserta dipersilakan untuk bermain, berfoto, dan membeli makanan yang ada di sekitar kebun buah sembari menunggu waktu outbond. Kegiatan dilaksanakan dengan riang gembira, beberapa anak berfoto dengan pada asatidz pengampu majelis, beberapa juga membeli makanan, atau hanya sekedar berbincang sembari menikmati puncak Kebun Buah Mangunan.
Kegiatan dilanjutkan dengan senam dan outbound yang dipimpin oleh Ibu Duwita Rahmawati. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok. Pembagian kelompok ini bertujuan untuk membentuk kekompakan dan berhubungan baik dengan sesama teman. Outbound dibagi dalam empat pos dan empa tpermainan. Setiap kelompok melawan kelompok lain dalam setiap post, Adapun permainannya adalah permainan suit, pindah bola kepala, pindah bola dengan tali rafia serta pindah bola dengan banner.
Setelah semua kegiatan dilaksanakan, semua peserta berjalan kembali menuju homestay dan persiapan untuk kembali ke MI Al Ma’had An Nur.
Bagi santri ITQAN kegiatan ini adalah kegiatan yang menyenangkan, mereka berharap kegiatan ini bisa dilaksakan kembali ditempat yang berbeda, di ruang yang lebih luas dan di alam yang lebih bebas. Kegiatan ini menjadi motivasi besar mereka untuk terus bersungguh-sungguh dan berusaha untuk menghafalkan al-Qur’an, dekat dengan al-Qur’an dan berusaha mengamalakan al-Qur’an.
Melalui kegiatan Tahfizh Camp, Madrasah berupaya memberikan reward kepada para santri karena telah berusaha semaksimal mungkin, selain itu Madrasah juga mengenalkan bagaimana cara mengamalkan al-Qur’an, melalui tadabbur Qauliyyah dengan cara membaca Qur’an dimanapun kita berada dan Tadabbur Kauniyah dengan cara berkunjung ke alam dan mencintai alam. Selain itu, Madrasah juga berharap semua santri termotivasi untuk terus berjuang, istiqamah, dan bersungguh-sungguh mempelajari, membaca, menghafalkandan mengamalkan al-Qur’an.
Penulis: Fauziya Ulya



