Kategori
Lomba

Lomba Esai 6: KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN

www.annurngrukem.com – Tak terasa kita telah memasuki bulan Ramadhan, bulan yang mulia dan penuh barokah. Siapa yang tak tau bulan Ramadhan? Bulan Ramadhan adalah bulan ke-9 dari penanggalan Hijriyah. Bulan ini juga disebut Sayyidul Asy-Hur (Tuan nya bulan) karena derajat kemuliaannya begitu tinggi. Saking muliannya sehingga Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa merasa gembira dengan datangnya bulan Ramadhan maka Allah mengharamkan jasadnya masuk neraka.”

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang Istimewa. Pada bulan ini kita sangat dianjurkan untuk memperbanyak Ibadah dan berlomba-lomba dalam kebaikan , karena Ibadah kita dilipatgandakan pada bulan ini. Maka dari itu, kita harus semangat dalam beribadah agar keistimewaan Ramadhan tidak sia-sia begitu saja.

Sebagai manusia biasa,rasanya berat mengerjakan amal ibadah tanpa ada imbalannya. Tak terkecuali untuk bulan Ramadhan. Agar tidak mengalami hal itu, maka kita harus mengetahui rahasia dan keutamaan bulan Ramadhan.Seandainya kita mengetahui rahasia dan keutamaan bulan ini, niscaya kita kita akan berharap semua bulan berubah menjadi Ramadhan karena begitu mulianya bulan ini.

Sebelumnya apa yang menyebabkan bulan Ramadhan mulia? Padahal dalam Q.S At Taubah: 36 disebutkan bahwa dari 12 bulan terdapat 4 bulan haram (mulia) yang menurut mufasir, dari keempat bulan tersebut diantaranya bulan Ramadhan tidak termasuk.

Pertanyaan ini telah dijawab oleh KH. Muslim Nawawi pada Pembukaan Kegiatan Ramadhan Pondok Pesantren An Nur, Senin malam (5/04) bahwa bulan Ramadhan mulia karena pada bulan ini Al-Qur’an diturunkan.

Al-Qur’an merupakan Kalamullah yang mulia, sehingga apapun yang berhubungan denganNya sesuatu itu akan ikut mulia. Ibaratnya, jika kita ingin wangi, maka dekatilah penjual minyak wangi. Oleh karenanya, kita akan ikut ketularan wangi. Sebagai contoh lain, malaikat Jibril menjadi malaikat yang mulia karena menjadi perantara untuk menyampaikan Al-Qur’an kepada nabi SAW. Maka dari itu, sangat dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an pada bulan ini.

Bulan Ramadhan disebut juga bulan puasa. Setiap muslim yang mukallaf dan mampu diwajibkan untuk berpuasa karena begitu istimewanya pada bulan ini. Saking mulianya hingga tidurnya orang berpuasapun dianggap Ibadah. Tak hanya itu, dalam hadits juga dijelaskan bahwa bau mulut orang berpuasa lebih harum daripada minyak misk di sisi Allah.

Dalam kitab At-Targhib wa At-Tarhib juga dijelaskan bahwa khusus bagi orang yang berpuasa disediakan baginya pintu bernama Rayyan disurga. Pintu tersebut dikunci setelah mereka semua masuk dari padanya sehingga tidak seorangpun yang dapat masuk selainnya. Begitu muliannya orang yang menjalankan puasa sehingga Allah memberikan perhatian khusus kepada mereka.

Hal yang kedua, ialah hal yang istimewa karena tidak dapat ditemukan pada bulan lain. Hal tersebut adalah shalat Tarawih. Kebanyakan orang malas sekali mengerjakan Ibadah ini karena banyaknya rakaat yang harus didirikan. Seharusnya setiap muslim menyambutnya dengan gembira seperti ketika mereka menyambut hari Raya karena hanya terjadi satu kali (bulan) dalam satu tahun.

Banyak sekali keutamaan shalat Tarawih, beberapa diantaranya yaitu; Diampuni dosanya seperti hari dia dilahirkan dari kandungan, mendapat pahala seperti pahalanya orang yang membaca Taurat, Injil, Zabur dan Al-Qur’an, mendapat pahala seperti ibadahnya Nabi Muhammad SAW, Pahalanya dilipatgandakan selama 40 tahun, dan masih banyak lagi keutamaan shalat ini.

Meski begitu, apabila kita mengerjakan shalat Tarawih tidak dengan niat yang benar, maka sia-sialah keutamaan-keutamaan shalat Tarawih. Karena setiap amal itu tergantung dengan niatnya. Maka dari itu, kita harus mulai menata niat semata-mata karena Allah Ta’ala, dan berusaha Shalat dengan khusyu’ agar kita mendapat keutamaan-keutamaan shalat Tarawih.

Ketiga, hal ini sudah dibahas sebelumnya. Dalam QS. Al-Baqarah:185 dijelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadhan. Oleh karena itu, pada bulan ini sangat dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an sedikitnya khatam sekali. Tapi terkadang kita merasa bosan untuk membacanya, maka dari itu disarankan untuk mencari partner atau teman yang mau diajak berlomba khataman terbanyak agar kita merasa tertantang untuk terus membacanya.

Terakhir, yaitu malam kemuliaan yang tak lain ialah Lailatul Qadr. Pada malam inilah Al-Qur’an diturunkan, maka tak heran jika malam ini disebut Lailatul Qadr. Shalat Lailatul Qadr adalah shalat dua Rakaat yang bertepatan dengan Lailatul Qadr. Karena tidak dapat diketahui waktu tepatnya, maka disarankan untuk mendirikan shalat ini setiap hari, sedang tiap-tiap rakaatnya membaca Al-Fatihah sekali dan surah Al Ikhlas 7 kali, setelah membaca Al-Fatihah kemudian setelah salam membaca Astaghfirullah wa atubuilaih sebanyak 70 kali, maka Allah mengampuni dosanya dan dosa kedua orangtuanya.

Allah akan mengirim para malaikat kesurga untuk menanam beberapa pohon untuk membangun gedung Istana dan mengalirkan air sungai. Semoga kita termasuk orang yang dapat bertemu dengan malam kemuliaan ini.

Setelah mengetahui sedikit rahasia dan keutamaan-keutamaan Ramadhan, diharapkan kita lebih bersemangat untuk mengerjakan amal ibadah dibulan yang suci ini. Karena tidak ada artinya keutamaan-keutamaan jika tidak diiringi dengan ibadah. semoga dengan ini Allah menurunkan Rahmat serta Maghfirohnya, dan kita termasuk orang yang dirindukan Surga.

__________________________

Penulis: Mukarromatul Munawwaroh

Komplek: Al Maghfiroh

Oleh annurngrukem

Admin website. Pengurus Pondok Pesantren An Nur. Departemen Multimedia Bidang Informasi dan Teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *