Jumat, September 24, 2021
No menu items!
Beranda Artikel Memetik Hikmah dari Buku "Ngopi, Ngaji, Hepi"

Memetik Hikmah dari Buku “Ngopi, Ngaji, Hepi”

“Getaran ayat-ayat al-Qur’an akan mengalir bersama aliran darah ke sekujur tubuhnya orang yang gemar membaca al-Qur’an. Kesenangan membaca al-Qur’an akan menciptakan gen-gen positif yang kelak jika mempunyai anak akan diturunkan kepada anak-anaknya, sehingga akan menjadi anak yang berkepribadian baik” (hal. 18).

Demikianlah salah satu untaian hikmah yang ditulis oleh KH. Muslim Nawawi dalam buku Ngopi, Ngaji, Hepi. Tulisan-tulisan yang terdapat di buku tersebut merupakan kumpulan dari status beliau di facebook. Sudah pasti ratusan like dan komentar memenuhi “dinding” facebook beliau. Banyak juga yang nyuwun izin untuk ikut share status beliau.

Sebagai guru bagi ribuan santri, nampaknya beliau terus konsisten menebar kebaikan. Beliau berusaha teguh mendampingi para santri dalam berbagai lini, termasuk yang gemar update status di facebook. Apa yang beliau teladankan adalah langkah strategis agar santri-santri tidak asal nyetatus.

Beliau pernah berpesan bahwa “nyetatus yang penting-penting, bukan yang penting nyetatus” (Nah, masih tetap mau nyetatus yang lebay-lebay? Hehee). Menarik rasanya kalau bisa mengikuti status-status beliau, apalagi status yang sudah dibukukan ini. Kita akan banyak menemukan, lalu memetik hikmah dari beragam tulisan yang tersaji.

Mari kita cermati tulisan berikut:

“Orang yang mendengarkan al-Qur’an dan menghayatinya tentu dalam hatinya akan merasa dan mengetahui secara aksiomatik (kebenaran yang tak terbantahkan kesahihannya), bahwa yang sedang ia dengar adalah kalamullah. Sebab rasa kagum dan aura wibawa yang tercermin darinya tidak mungkin datang dari selain keagungan dan kewibawaan ke Ilahiyyahan-Nya” (hal. 16).

Adakalanya beliau juga merenungkan pengalaman harian yang menyentuh hati seperti tulisan di hal. 58.

“Belum genap sebulan, aku telah mendapat tiga undangan wisuda santri Taman Pendidikan al-Qur’an (TPQ), dan Alhamdulillah ketiga undangan tersebut dapat kuhadiri semua sebagai bentuk apresiasiku terhadap para asatidz dan asatidzah yang telah mengabdikan dirinya sebagai khadimul Qur’an.

Menurutku acara wisuda santri TPQ itu hal yang dilematis, yakni jika mereka yang khatam tidak kita wisuda, dibilang kita tidak mengapresiasi keberhasilan anak, tapi jika kita mewisudanya, biasanya akan terjadi penurunan kebiasaan baik.

Contoh, dulu sebelum kita mewisudanya, mereka rajin berangkat mengaji dan berjama’ah serta mudarosah bakda Maghrib dan Subuh di rumah. Tetapi setelah mereka diwisuda, kebiasaan baik tersebut sedikit demi sedikit ditinggalkannya dengan alasan sudah diwisuda. Seolah-olah dengan diwisuda maka tugas mempelajari al-Qur’an juga sudah tamat.

Hal ini persis seperti mahasiswa yang sebelum diwisuda ia rajin membaca, menulis dan berdiskusi, tapi setelah diwisuda kebiasaan baik yang telah diwiridkan lambat laut ditinggalkan. Inilah PR besar buat kita semua, khususnya buat para pengelola TPQ untuk memikirkan dan merumuskan Pendidikan Pasca (Sarjana) TPQ.”

Buku ini kecil namun penuh pesona. Ada 50 mutiara hikmah didalamnya, terutama tentang betapa mulianya menjalani hidup “bersama” al-Qur’an. Akhir kata, mari ngopi dan mengaji dengan hepi. Salam (Top’99).

Bahrul Amiq
Who iam i? Orang tanah sebrang yang sedang ingin menjadi orang di tanah Jogja. Hobi menjelajah alam, dan disini hanya sebagi admin dan tukang posting. Klik Icon kecil dibawah ya...!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

WASPADA! 3 Hal Ini Dapat Membuatmu Murtad!

www.annurngrukem.com - Wajib bagi seluruh umat muslim menjaga dan memelihara keislamannya dari hal-hal yang dapat merusak, membatalkan atau memutuskan dari keislamannya. Dalam...

Maksiat Hati: Manusia Wajib Jauhi Ini

www.annurngrukem.com – Maksiat dapat bermakna perbuatan dosa, buruk atau tercela. Umat muslim kerap memaknai maksiat sebagai perbuatan yang melanggar perintah Allah. Di...

Vaksin Untuk Jaga Kyai: 1.614 Santri Ikuti Vaksinasi Massal

www.annurngrukem.com – Dampak adanya pandemi Covid-19 di tahun 2021 cukup meresahkan. Dari tahun 2020 hingga saat ini, korban terdampak Covid-19 masih saja...

Lomba di Komplek Nurul Huda dan Maghfiroh Berlangsung Meriah dan Unik

www.annurngrukem.com - Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pondok Pesantren An Nur Komplek Nurul Huda dan Maghfiroh mengadakan...

Recent Comments

Rini Dwi Hastuti on Pojok Santri#6 (Pelayan Surga)
Muhammad Rofiq Aulawi on Masih Manusiakah Kita?
annur ngrukem on Penarikan Santri Tahap Dua
annur ngrukem on Penarikan Santri Tahap Dua
annur ngrukem on Cinta Raisa #3
fuad Rosyid on Kegiatan Harian
annur ngrukem on PROFIL MA AL MA’HAD AN NUR
annur ngrukem on PROFIL MA AL MA’HAD AN NUR
annur ngrukem on PROFIL MA AL MA’HAD AN NUR
error: Ups, tidak boleh main copy paste ya! Izin dulu sama Admin annurngrukem.com, donk..!
WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelayanan kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!
? Hai, ada yang bisa saya bantu??