Mufidaturrofi’ah Berhasil Menyelesaikan Hafalan 30 Juz Al-Qur’an di Era Pandemi Covid-19

0
1564

www.annurngrukem.com – Mufidaturrofi’ah, atau biasa dipanggil mufi alias mupeng, adalah santri yang lahir di Kulon Progo, 15 Juni 2004. Anak bungsu dari 4 bersaudara ini sudah mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren An Nur Ngrukem sejak masih duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah.

Sekarang, putri dari Bapak Suismadi dan Ibu Panut Purwanti, yang sedang duduk di bangku kelas 2 Madrasah Aliyah, berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’annya pada Hari Jumat, 11 September 2020 lalu. Ia adalah bukti bahwa usaha menggapai impian tidak boleh kendor di tengah pandemik ini.

Dengan bimbingan langsung dari Ibu Ny. Hj. Umi Azizah Nawawi, santri asal Kulon Progo ini mampu untuk menyelesaikan hafalan Al-Qur’annya selama 4 tahun. Waktu yang sangat singkat untuk kalangan santri pemula yang mulai belajar Al-Qur’an dari nol. 

Santri yang bermukim di Komplek Khodijah ini menghafal mengikuti alur layaknya santri- santri lain yang sedang menghafal Al-Qur’an. Mufi sendiri menuturkan bahwa dia tidak terlalu bersemangat dalam menghafal Al-Qur’an bahkan hanya ikut-ikutan temannya.

Namun, ketika melihat teman-teman lainnya sudah memiliki hafalan yang cukup banyak, dan ketika  melihat orang tuanya bekerja keras di rumah, hatinya terketuk untuk lebih bersemangat dalam menghafalkan Al-Qur’an, dan menjadikan mereka sebagai semangat baru untuk menggapai sebuah tujuan.

Dalam menghafal Al-Qur’an, pastinya tidak lepas dari cobaan. Banyak sekali cobaan yang dihadapi Mufi dalam menghafal, tetapi semua itu diterbas dan semakin membuat hatiya kokoh dalam meraih sebuah impian.

Tatkala malas menghadang, santri kelahiran Kulon Progo ini lebih memilih untuk tetap rileks, baik pikiran maupun badannya. Dan, ia tidak lupa untuk kembali tersadar bahwa selalu ada orang tua yang menunggu keberhasilannya di rumah.

READ  Training of Trainer (ToT) Program Nutrimenu dari PT. Unilever Indonesia di Pondok Pesantren An Nur

“Banyak sekali pengalaman yang berkesan selama nyantri di An Nur. Seperti: deresan Ramadan bersama bapak KH. Muslim, yang selalu dinanti-nantikan semua komplek, yang khususnya bermarhalah tahfiz, serta takhtiman bersama ibu Ny. Hj. Umi Azizah Nawawi, yang tidak akan dilupakan.” ujar Mufi.

Salah satu teman sekamar Mufi mengungkapkan bahwa Mufi adalah santri yang rajin, berpengetahuan luas, pribadi yang santai, sopan, dan ramah.

Di samping itu, salah satu teman Mufi yang lain mengatakan, “Mufi itu pribadi yang baik pembagian waktunya, kayak: nderes, tidur, belajar, atau kayak kegiatan sekunder yang lain.”

Mufi sendiri berpesan kepada teman-temannya bahwa selalu bersemangatlah dalam hal apapun, selalu bersyukur dan jangan pernah mengecewakan orang tua dan guru serta jangan melulu melihat sesuatu hanya dari keindahannya semata tapi juga nilai keberkahan yang terkandung di dalamnya.

_____________________________________________

Pewarta: TAPIOKA PEARL

Editor: IDU AHM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here